Judi Berkedok Game Online: Adiksi Gacha pada Kalangan Remaja

Literasi digital adalah pemahaman akan teknologi agar kita bisa memilah mana informasi dan teknologi yang positif dan yang negatif.

Gacha. Sebuah istilah yang pastinya tidak asing lagi untuk didengar terutama bagi para remaja. Kita dapat menemukan istilah ini pada game-game online. Tapi sebenarnya, gacha itu apa sih?

Jadi singkatnya, gacha berasal dari kata gachapon. Istilah gachapon digunakan untuk sebuah mesin mainan di Jepang. Mesin ini digandrungi karena menyediakan berbagai mainan yang bertemakan sesuatu secara random dalam sebuah kotak atau kapsul kecil yang kita tidak tahu akan mendapatkan item apa di dalamnya. Jadi kita membeli koin, dan koin itu ditukarkan pada mesin gachapon dengan mainan kecil secara random tanpa kita tahu isinya apa. Kita bisa saja merasa puas ataupun kecewa pada hasil yang kita dapatkan. Sekarang, sistem seperti ini dapat kita temui pada game online.

Sumber foto canva.com

Belakangan, sistem gacha ini mulai dimasukkan ke dalam game online. Kalian para penggemar game online pasti tahu games seperti misalnya Genshin Impact, Project Sekai, FIFA, Ensemble Star, dan masih banyak game terkenal lainnya yang menggunakan sistem gacha di dalamnya. Kalian bisa meng-gacha dengan koin yang kalian dapatkan dalam game atau dengan membeli koin tersebut dengan mata uang asli. Masalahnya disini, yang kalian beli dengan uang asli adalah uang dalam game yang akan digunakan kalian untuk meng-gacha. Setelah membeli uang tersebut, kalian masih harus meng-gacha secara random dan belum tentu mendapatkan item dalam game yang kalian inginkan. Lalu bukankah hal ini sama saja dengan berjudi?

Hal ini tampak sepele, tapi secara tidak langsung, sistem gacha dapat menyebabkan kebiasaan berjudi pada anak remaja dan menjadikannya ketergantungan.

Sebenarnya kita bisa saja tidak "berjudi" menggunakan uang asli, melainkan dengan mengumpulkan koin dari game lalu menggunakannya untuk meng-gacha. Dengan cara itu kita memang tidak kehilangan apapun secara langsung, tapi perasaan terpuaskan atau kecewa saat kita bermain dapat menyebabkan kebiasaan berjudi dan menjadi ketagihan.     

Sepengalaman saya melihat teman yang meng-gacha dengan berusaha mengumpulkan koin dalam game tanpa mengeluarkan uang asli, kesempatan untuk mendapatkan item yang ia inginkan lebih tinggi daripada para streamer yang membeli koin dalam game dengan uang asli. Jadi, menurut pandangan saya, algoritma game akan memberi kesempatan lebih sedikit untuk menang bagi yang membeli dengan uang asli, mungkin ini bertujuan membuat sang pemain kecanduan dan merasa penasaran hingga memiliki keinginan untuk beli terus menerus dan membuat perusahaan game online tersebut lebih banyak mendulang keuntungan. Sedangkan untuk pemain yang tidak membeli koin, algoritma game membuat para pemain berkesempatan menang dan merasa senang, lalu kemudian tentu saja merasa ketagihan, menginginkan lagi dan lagi, sementara persediaan koin terbatas. Dari situ terpikirlah untuk membeli koin dengan uang asli, mereka akan mendapatkan koin lebih banyak dan berpikir kesempatan menang gacha akan semakin besar.

Disinilah mengapa bukan hanya para remaja, orang tua juga harus memiliki literasi digital yang baik. Literasi digital adalah pemahaman akan teknologi agar kita bisa memilah mana informasi dan teknologi yang positif dan yang negatif. Memiliki keingintahuan lebih jauh dan terus belajar sesuai perkembangan jaman tentu saja menguntungkan para orang tua yang punya anak-anak usia remaja. Orang tua yang “melek” teknologi dan berusaha memahami apa itu literasi digital dapat melindungi anak-anak mereka dari "serangan" teknologi yang disisipi melalui game-game online dan merusak mental anak-anak mereka, mencegah dari ketergantungan game online atau bahkan yang lebih parah, ketergantungan judi online berkedok games.

Dengan literasi digital yang baik, kita dapat melatih para remaja untuk menanggapi teknologi dengan lebih baik dan memanfaatkan teknologi tersebut menjadi pendorong untuk maju, karena para tunas muda adalah masa depan bangsa yang akan memimpin Indonesia untuk terus maju nantinya.



#literasidigital
#OTN2023    
Instagram: @OTN_2023
Twitter: OTN_2023
Facebook: OTN 2023
Website: 
https://www.otn2023.fun/


Comments

  1. Keren tulisannya, Biya. Selalu semangat dalam berkarya 🥰👍

    ReplyDelete
  2. Keren biya, sukses selalu

    ReplyDelete
  3. kerenn, smgt biyy goodluckk

    ReplyDelete
  4. Pinternyaaa... Hebat Nabiya

    ReplyDelete
  5. Kerennn bangett Biya... Semangatt terus jangan kendor, otw jadi penulis terkenal Bismillah.. 🤲🤍🤍😘

    ReplyDelete
  6. Mantap Biya. Keren tulisannya !!

    ReplyDelete

Post a Comment